Berita Terkini

Jumlah Pemilih Beltim Capai 99.168, Didominasi Pemilih Baru pada Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I 2026

Manggar_Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur melaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 bertempat di Ruang Rapat KPU Belitung Timur sebagai bagian dari upaya menjaga akurasi dan kemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Rapat pleno tersebut dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Belitung Timur, Marwansyah, dan dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Belitung Timur, yaitu Muhammad Tahir, Iskandar, Asrikhah, dan Leni Septriani. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Polres Belitung Timur, serta Kodim 0414 Belitung. Dalam forum pleno, Bawaslu Kabupaten Belitung Timur menyampaikan sejumlah tanggapan terhadap hasil rekapitulasi. Ketua Bawaslu Belitung Timur, Dany Sugara, menyoroti adanya peningkatan jumlah pemilih yang cukup signifikan di Kecamatan Gantung dibandingkan dengan Kecamatan Manggar yang memiliki jumlah pemilih terbesar, namun tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan. “Kami melihat adanya kenaikan yang cukup signifikan di Kecamatan Gantung. Sementara di Kecamatan Manggar yang memiliki basis pemilih terbesar, justru tidak mengalami peningkatan yang berarti. Hal ini perlu dijelaskan agar data yang disajikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Dany Sugara. Selanjutnya, Anggota Bawaslu Belitung Timur, Ihsan Jaya, juga mempertanyakan faktor penyebab serta kategori pemilih yang mempengaruhi kenaikan jumlah pemilih pada rekapitulasi Triwulan I Tahun 2026, yang tercatat mengalami penambahan sebesar 362 pemilih dibandingkan periode sebelumnya. “Jika dibandingkan dengan rekapitulasi sebelumnya, kenaikan pada triwulan ini cukup signifikan. Oleh karena itu, perlu penjelasan yang komprehensif terkait kategori pemilih yang mempengaruhi kenaikan tersebut,” jelas Ihsan Jaya. Menanggapi hal tersebut, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Belitung Timur, Muhammad Tahir, menyampaikan bahwa kenaikan jumlah pemilih di Kecamatan Gantung disebabkan oleh selisih antara jumlah pemilih baru dan pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS). “Pada Kecamatan Gantung, jumlah pemilih baru tercatat sebanyak 344 pemilih, sedangkan pemilih TMS sebanyak 178 pemilih, sehingga terdapat selisih penambahan sebesar 166 pemilih,” jelas Muhammad Tahir. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada Kecamatan Manggar, selisih antara pemilih baru dan pemilih TMS relatif kecil, yakni hanya 7 pemilih, sehingga tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan. Selain itu, Muhammad Tahir juga memaparkan bahwa secara keseluruhan kenaikan jumlah pemilih pada Triwulan I Tahun 2026 didominasi oleh pemilih baru, yang terdiri dari pemilih pemula sebanyak 699 orang dan pemilih pindah masuk sebanyak 624 orang. Sementara itu, jumlah pemilih TMS tercatat sebanyak 961 pemilih, yang terdiri dari pemilih meninggal dunia, pindah keluar, serta alih status menjadi anggota TNI/Polri. Menutup kegiatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Belitung Timur, Marwansyah, menegaskan bahwa pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan merupakan proses yang dilakukan secara berkesinambungan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. “KPU Kabupaten Belitung Timur berkomitmen untuk terus menjaga kualitas data pemilih melalui proses pemutakhiran yang berkelanjutan, serta terbuka terhadap masukan dan pengawasan dari Bawaslu dan seluruh stakeholder terkait,” ujar Marwansyah. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar lembaga menjadi faktor penting dalam menghasilkan data pemilih yang akurat dan mutakhir. “Kolaborasi yang baik antara KPU, Bawaslu, Dukcapil, serta unsur terkait lainnya menjadi kunci dalam mewujudkan data pemilih yang berkualitas sebagai dasar penyelenggaraan pemilu yang demokratis,” tambahnya. Berdasarkan hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026, ditetapkan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 50.754, pemilih perempuan sebanyak 48.414, dengan total keseluruhan sebanyak 99.168 pemilih. Pelaksanaan rapat pleno ini menjadi bagian dari komitmen KPU Kabupaten Belitung Timur dalam memastikan data pemilih senantiasa mutakhir, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.

KPU Belitung Timur Laksanakan Coklit Terbatas

Belitung Timur — Dalam rangka menjaga akurasi dan keberlanjutan pemutakhiran data pemilih, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Belitung Timur melaksanakan kegiatan Coklit Terbatas (Coktas) pada Jumat, 27 Februari 2026, di Desa Lalang, Kecamatan Manggar. Kegiatan ini dilakukan di kediaman warga yang salah satu anggota keluarganya telah meninggal dunia dan telah diterbitkan akta kematian, sebagai dasar pembaruan status pemilih menjadi tidak memenuhi syarat (TMS). Coktas dihadiri oleh Ketua KPU Belitung Timur Marwansyah, Anggota Divisi Perencanaan Data dan Informasi Muhammad Tahir, Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih SDM Parmas) Asrikah, beserta jajaran staf sekretariat. Turut hadir Anggota Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, Ihsan Jaya bersama staf sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap proses pemutakhiran data. Ketua KPU Belitung Timur Marwansyah menyampaikan bahwa kegiatan coklit terbatas merupakan bagian dari komitmen KPU untuk memastikan data pemilih selalu mutakhir dan sesuai kondisi faktual di lapangan. “Pemutakhiran data pemilih dilakukan secara berkelanjutan. Melalui coklit terbatas ini, setiap perubahan status kependudukan dapat segera ditindaklanjuti agar daftar pemilih tetap akurat dan terpercaya,” ujarnya. Muhammad Tahir menambahkan bahwa proses ini dilaksanakan berdasarkan dokumen kependudukan yang sah serta verifikasi langsung di lapangan. “Kami memastikan setiap pembaruan data didukung dokumen resmi seperti akta kematian, sehingga sinkronisasi data pemilih benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya. Sementara itu, Asrikah menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan perubahan data kependudukan. "Partisipasi keluarga dan masyarakat sangat penting agar setiap perubahan status dapat segera diperbarui, sehingga kualitas data pemilih tetap terjaga" ungkapnya. Melalui kegiatan ini, KPU Belitung Timur menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan sebagai fondasi penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang akurat, transparan, dan berintegritas.

KPU Belitung Timur Melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih kembali Sebagai Bentuk Komitmen Meningkatkan Kualitas Demokrasi

Manggar, kab-belitungtimur.kpu.go.id - KPU Kabupaten Belitung Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas demokrasi melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih yang dilaksanakan di SMK Mitra Nusa Bakti pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang aula pertemuan SMK Mitra Nusa Bakti ini diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias. Suasana sosialisasi berlangsung interaktif, di mana para siswa tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi seputar kepemiluan serta peran generasi muda dalam demokrasi. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Anggota KPU Kabupaten Belitung Timur, Iskandar, Leny Septriani, dan Asrikhah, yang didampingi oleh para staf KPU Kabupaten Belitung Timur. Dalam pemaparannya, para narasumber menyampaikan pentingnya pendidikan pemilih sejak dini, khususnya bagi pemilih pemula, agar memiliki pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya partisipasi dalam pemilu, tahapan penyelenggaraan pemilu, serta bagaimana menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Para siswa juga diajak untuk memahami bahaya politik uang, penyebaran hoaks, serta pentingnya menjaga integritas dan nilai-nilai demokrasi. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Belitung Timur berharap para siswa sebagai generasi penerus bangsa dapat tumbuh menjadi pemilih yang berintegritas dan berperan aktif dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional. Sosialisasi pendidikan pemilih ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KPU dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan pelajar.  

KPU Kabupaten Belitung Timur Gelar RUMPIH (Edisi I), Perkuat Sinergi Jaga Akurasi Data Pemilih

Manggar, kab-belitungtimur.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur terus berupaya menjaga kualitas data pemilih yang akurat dan mutakhir. Salah satunya melalui pelaksanaan program RUMPIH (Ruang Musyawarah Pemutakhiran Data Pemilih) yang digelar pada Rabu (11/2/2026) pagi di Aula Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Belitung Timur, Komplek Perkantoran Pemda Beltim. RUMPIH merupakan wadah koordinasi dan komunikasi lintas stakeholder yang digagas KPU Beltim sebagai langkah kolaboratif dan berkelanjutan dalam mewujudkan satu data pemilih yang valid, transparan, dan akuntabel. Program ini menjadi fondasi penting bagi terselenggaranya pemilu dan pemilihan yang demokratis di Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KPU Belitung Timur Marwansyah, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Muhammad Tahir, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih Parmas) Asrikah beserta jajaran staf KPU. Turut hadir Komisioner Bawaslu Kabupaten Belitung Timur Ihsan Jaya bersama staf, serta Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Belitung Timur Jodi Wiranugraha dan jajaran. Dalam forum RUMPIH Edisi I, para peserta membahas penguatan sinkronisasi data kependudukan sebagai basis pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Selain itu, turut dibahas mekanisme pertukaran dan pemadanan data, serta strategi bersama untuk meminimalisir potensi data ganda, data tidak memenuhi syarat (TMS), maupun pemilih baru yang belum terakomodasi. Ketua KPU Belitung Timur, Marwansyah, menegaskan bahwa RUMPIH merupakan ruang strategis dalam menjaga kualitas daftar pemilih. “Data pemilih adalah jantung demokrasi. Melalui RUMPIH, kita ingin memastikan bahwa setiap warga yang memenuhi syarat benar-benar terdaftar, dan yang tidak memenuhi syarat dapat segera ditindaklanjuti. Sinergi dengan Dukcapil dan pengawasan dari Bawaslu menjadi kunci agar data pemilih di Belitung Timur semakin akurat dan terpercaya,” ujar Marwansyah. Senada dengan itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Beltim, Muhammad Tahir, menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih merupakan kerja berkelanjutan yang membutuhkan dukungan lintas sektor. “Melalui RUMPIH, kami memperkuat mekanisme pembaruan data secara periodik dengan memanfaatkan data kependudukan dari Dukcapil. Kami menyadari betul bahwa kerja-kerja KPU Beltim tidak terlepas dari peran Disdukcapil. Karena itu, kolaborasi intens dan berkesinambungan sangat diperlukan demi menjaga validitas dan kualitas data pemilih,” tegas Tahir. Sementara itu, Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Belitung Timur, Jodi Wiranugraha, menyatakan komitmen penuh pihaknya dalam mendukung akurasi data pemilih. “Kami mendukung penuh langkah KPU dalam menjaga kualitas data pemilih. Dukcapil siap memastikan pembaruan data kependudukan, baik perekaman KTP-el, perubahan status, maupun data kepindahan penduduk, agar dapat menjadi basis yang akurat dalam penyusunan daftar pemilih,” ungkap Jodi. Dari sisi peningkatan partisipasi masyarakat, Divisi Sosdiklih Parmas KPU Beltim, Asrikah, menekankan pentingnya edukasi bagi pemilih pemula. “Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula agar mereka memahami pentingnya menggunakan hak pilih serta segera melakukan perekaman KTP-el. Kesadaran sejak dini akan memperkuat kualitas demokrasi kita,” kata Asrikah. Melalui forum ini, KPU Belitung Timur, Disdukcapil, dan Bawaslu juga menyepakati sejumlah tindak lanjut konkret. Di antaranya pelaksanaan program kolaboratif Go to School berupa talk show tentang urgensi pemilih pemula dan pentingnya perekaman KTP-el, serta pelayanan perekaman KTP-el langsung di sekolah-sekolah. Program bersama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan akurasi data pemilih, tetapi juga membangun kesadaran demokrasi generasi muda sejak dini. Melalui RUMPIH dan langkah nyata yang telah disepakati, KPU Belitung Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

KPU Belitung Timur Ikuti Rapat Evaluasi Kinerja Bulanan KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Belitung Timur – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur mengikuti Rapat Evaluasi Kinerja Bulanan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rapat ini diikuti oleh seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari agenda rutin dalam rangka penguatan koordinasi, pengendalian kinerja, serta peningkatan kualitas tata kelola organisasi penyelenggara pemilu. Peserta rapat tersebut terdiri dari Sekretaris KPU Belitung Timur beserta para Kepala Sub Bagian di lingkungan Sekretariat KPU Belitung Timur.  Rapat evaluasi kinerja bulanan ini menjadi forum penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses serta progres pelaksanaan rencana kerja yang telah ditetapkan pada masing-masing satuan kerja. Pembahasan mencakup capaian kinerja bulanan, kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan perencanaan, serta identifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas. Selain itu, KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menyampaikan arahan dan penekanan terkait pentingnya konsistensi pelaksanaan rencana kerja, ketepatan waktu dalam penyelesaian kegiatan, serta peningkatan kualitas administrasi dan pelaporan kinerja. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi sarana perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program kerja di lingkungan KPU Kabupaten/Kota. Melalui keikutsertaan dalam rapat evaluasi kinerja bulanan ini, KPU Kabupaten Belitung Timur berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja kelembagaan. Hasil evaluasi yang diperoleh akan menjadi bahan tindak lanjut dalam penyempurnaan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ke depan, sehingga seluruh program kerja dapat berjalan secara optimal, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KPU Belitung Timur Ikuti Rapat Koordinasi Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Terintegrasi KPU Tahun 2026

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur mengikuti Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi KPU Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh seluruh satuan kerja KPU provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terkait kebijakan, tahapan, serta mekanisme penilaian mandiri maturitas SPIP terintegrasi di lingkungan KPU. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi dan penyamaan persepsi guna mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, transparan, dan akuntabel dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan KPU. Dalam rapat tersebut, KPU RI menekankan pentingnya komitmen seluruh jajaran KPU dalam menerapkan SPIP secara konsisten dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko serta peningkatan kualitas pengendalian internal organisasi. Penilaian mandiri maturitas SPIP terintegrasi diharapkan mampu menjadi instrumen evaluasi untuk mengukur sejauh mana penerapan pengendalian intern telah berjalan secara optimal. Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi ini, KPU Kabupaten Belitung Timur berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh arahan dan pedoman yang disampaikan, serta melaksanakan penilaian mandiri maturitas SPIP terintegrasi secara objektif dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan upaya KPU Belitung Timur dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas serta pengelolaan organisasi yang profesional dan akuntabel.